C.
INOVASI
KURIKULUM
Inovasi
Kurikulum Berbasis Kompetensi
Munculnya
inovasi dilatarbelakangi oleh tantangan untuk menjawab masalah masalah krusial
dalam pendidikan. Tiga tiga aspek inovasi kurikulum mencakup; aspek inovasi
dalam struktur kurikulum, materi kurikulum dan inovasi proses kurikulum.
Perubahan kurikulum merupakan hal yang biasa dilakukan oleh pemerintah bilamana
pemerintah mempertahankan kurikulum yang ada ada di anggap akan merugikan
masyarakat.
Kompetensi
dapat dikatakan sebagai salah satu bentuk inovasi kurikulum. Sementara itu,
Yang melatarbelakangi munculnya kurikulum berbasis kompetensi yakni munculnya
kebijakan pemerintah dalam pemerintahan daerah atau dikenal otonomi daerah
undang-undang Nomor 22 Tahun 1999. Kurikulum berbasis kompetensi merupakan
seperangkat rencana dan pengaturan tentang kompetensi dan hasil belajar yang
harus dicapai siswa penilaian kegiatan belajar mengajar dan pemberdayaan sumber
daya pendidikan dan pengembangan sekolah (Depdiknas 2002).
Rumusan
kompetensi meliputi suatu pengetahuan keterampilan dan kemampuan atau
kapabilitas yang dimiliki seseorang yang telah menjadi bagian dari dirinya
sehingga mewarnai perilaku kognitif afektif dan psikomotorik. Beberapa aspek
yang harus terkandung dalam kompetensi menurut Gordon 1988; pengetahuan,
pemahaman, keterampilan nilai sikap dan minat. Kompetensi dasar yang harus
dimiliki siswa sesuai dengan tuntutan KBK menurut Sanjaya yakni, kompetensi
akademik kompetensi okupasional kompetensi cultural kompetensi temporal.
Karakteristik
kurikulum berbasis kompetensi, Sasaran KBK pada penguasaan kompetensi dalam
bidang-bidang praktis terutama pekerjaan keahlian, baik kompetensi teknis
vokasional maupun professional. Sementara itu, makna yang terkandung dalam KPK;
pertama, KPK mengharapkan adanya
hasil dan dampak pada diri peserta didik melalui serangkaian pengalaman belajar
yang bermakna. Kedua, Ketika
memberikan peluang kepada siswa sesuai dengan keberagaman yang dimiliki
masing-masing.
Karakteristik
utama dalam KPK: Pertama, ketiga
memuat sejumlah kompetensi dasar sebagai kemampuan standar minimal yang harus
dikuasai dan dicapai siswa. Kedua,
implementasi pembelajaran dalam KBK menekankan pada proses pengalaman dengan
memperhatikan keberagaman individu. Ketiga,
evaluasi dalam K3 menekankan pada evaluasi dan proses belajar. Capaian yang
diinginkan oleh kurikulum berbasis kompetensi yakni mengembangkan peserta didik
untuk menghadapi perannya di masa mendatang dan cara mengembangkan sejumlah
kecakapan hidup.
Pengembangan
kurikulum berbasis kompetensi, pengembangan kurikulum merupakan suatu proses
kompleks dan melibatkan berbagai faktor terkait. Pengembangan KBK memfokuskan
kepada kompetensi tertentu, merupakan paduan pengetahuan keterampilan dan sikap
yang dapat ditimbun krasikan peserta didik sebagai wujud pemahaman terhadap konsep
yang dipelajarinya:
1. Asas
pengembangan KBK,
Pengembangan
kurikulum berbasis kompetensi didasarkan pada tiga asas pokok yaitu asas
filosofis psikologis dan sosiologis. Ketika asas pengembangan kurikulum
tersebut merupakan landasan pokok KPK sebagai pedoman dan perangkat perencanaan
implementasi dan pelaksanaan yang dibingkai oleh tiga sisi yang sama sama
penting seperti filosofis psikologis dan sosiologis teknologis.
2. Prinsip-prinsip
pengembangan KBK,
Proses
pengembangan KPK harus dilakukan dengan memperhatikan prinsip pengembangan KBK
sebagai berikut; Pengembangan keimanan budi pekerti luhur dan penghayatan
nilai-nilai budaya, Keseimbangan etika, penguatan integritas nasional,
perkembangan pengetahuan dan teknologi informasi, pengembangan kecakapan hidup,
pilar pendidikan komprehensif dan berkesinambungan, belajar sepanjang
hayat,dan diversifikasi kurikulum.
3. Implikasi
KPK terhadap pengembangan aspek pembelajaran, Yakni
pengembangan rancangan pembelajaran pengembangan proses pembelajaran dan
pengembangan evaluasi.
Inovasi kurikulum
meliputi pengembangan dalam bidang kurikulum berbasis kompetensi meliputi
konsep KBK karakteristik KBK dan proses pengembangan KBK. Pengembangan KBK
dilandasi filosofis keimanan dan ketaqwaan yang kuat disertai landasan secara psikologis
yang andal dan proses secara teknologi yang unggul.
Klik untuk melihat: Resume Inovasi dan Metodologi PAI Bag. 1
**Inovasi Pendidikan,
Udin Syaefudin Sa’ud, Cetakan Ke-2 November 2009, Alfabeta. Bandung - Halaman
60-120
***Jurna Pasca - smart journal reference
