D.
Inovasi
Kurikulum Berbasis Basyarakat
Pengertian
kurikulum berbasis masyarakat yakni, kurikulum yang menekankan perpaduan antara
sekolah dan masyarakat guna mencapai tujuan pembelajaran. Keunggulan kurikulum
berbasis masyarakat:
1. Kurikulum
sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan masyarakat setempat
2. Kurikulum
sesuai dengan tingkat dan kemampuan sekolah baik kemampuan finansial
profesional maupun manajerial.
3. Disusun
oleh guru-guru sendiri dengan demikian semangat memudahkan dalam
pelaksanaannya.
4. Ada
motivasi kepada sekolah khusus kepala sekolah dan guru kelas untuk
mengembangkan diri mencari dan menciptakan kurikulum sebaik-baiknya dengan
demikian akan terjadi semacam kompetisi dalam pengembangan kurikulum.
Karakteristik
kurikulum berbasis masyarakat, model pengajaran yang berpusat pada masyarakat
adalah suatu bentuk kurikulum yang memadukan antara sekolah dan masyarakat
dengan cara membawa sekolah ke dalam masyarakat atau membawa masyarakat ke
dalam sekolah guna mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Pengembangan
kurikulum berbasis masyarakat, Komponen-komponen kurikulum berbasis masyarakat
meliputi tujuan dan filsafat pendidikan serta psikologi belajar, analisis
kebutuhan masyarakat sekitar termasuk kebutuhan siswa, tujuan kurikulum,
pengorganisasian dan implementasi kurikulum, tujuan pembelajaran, strategi
pembelajaran mencakup model-model pembelajaran, teknik evaluasi, implementasi
strategi pembelajaran, penilaian dalam pembelajaran dan evaluasi program
kurikulum.
Kurikulum
berbasis masyarakat memiliki tujuan, memberikan kemungkinan kepada siswa untuk
akrab dengan lingkungan dimana mereka tinggal mandiri dan bekal keterampilan.
Sementara itu, karakteristik kurikulum berpusat kepada masyarakat ditinjau dari
segi pembelajaran baik orientasi, metode, sumber belajar, strategi pengajaran
berpusat pada kepentingan siswa sebagai bekal hidup di masa mendatang.
Karakteristik
lain dari materi pembelajaran sesuai dengan tuntutan kewilayahan maka disebut
juga kurikulum berbasis kewilayahan sedangkan kegiatan guru hanyalah sebagai
fasilitator belajar dan siswa untuk aktif kreatif untuk memecahkan
permasalahan.
E.
Inovasi
Urikulum Berbasis Keterpaduan
Kurikulum
terpadu merupakan kurikulum yang memungkinkan siswa baik secara individual
maupun secara klasikal, aktif menggali dan menemukan konsep dalam
prinsip-prinsip secara holistik bermakna dan otentik. Kurikulum terpadu juga
disebut integrated kurikulum, merupakan bentuk kurikulum yang meniadakan batas-batas
antara berbagai mata pelajaran dengan penyajian bahan pelajaran dalam bentuk
unit.
Untuk
mencapai perubahan-perubahan perilaku, sistem keterpaduan dikembangkan
berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut: (1) Suasana lapangan yang
memungkinkan siswa menampilkan kemampuan di dalam kelas pengembangan diri
sendiri. (2) Pengembangan potensi yang dimiliki masing-masing individu proses
belajar secara kelompok. (3) Pengulangan dan penguatan pemecahan
masalah-masalah (4) Sikap percaya diri sendiri.
Kurikulum
berbasis keterpaduan meliputi berbagai komponen yang saling berkaitan yaitu;
(1) Subsistem masukan yakni, siswa. (2) Subsistem proses yakni, metode materi dan masyarakat (3) Subsistem produk yakni, lulusan yang
dikaitkan komponen evaluasi dan umpan balik.
Ciri-ciri
bentuk organisasi kurikulum terpadu diantaranya:
1. Berdasarkan
filsafat pendidikan demokrasi Pancasila.
2. Berdasarkan
psikologi belajar Gestalt dan field Theory.
3. Berdasarkan
landasan sosiologis dan sosiokultural.
4. Berdasarkan
kebutuhan minat dan tingkat perkembangan pertumbuhan.
5. Ditunjang
oleh semua mata pelajaran atau bidang studi yang ada.
6. Sistem
penyampaiannya dengan menggunakan sistem pengajaran unit yakni untuk pengalaman
dan unit mata pelajaran.
7. Peran
guru sama aktifnya dengan peran peserta didik bahkan peran serta Siswa lebih
menonjol dan guru cenderung berperan sebagai pembimbing atau fasilitator.
Keunggulan
atau manfaat kurikulum terpadu yakni; segala sesuatu dipelajari dalam unit
bertalian erat, Kurikulum ini sesuai dengan pendapat pendapat modern tentang
belajar, memungkinkan hubungan yang erat kaitannya antara sekolah dan
masyarakat, sesuai dengan paham demokratis, dan mudah disesuaikan dengan minat
kesanggupan dan kematangan peserta didik.
Rencana
umum yang dimaksud dalam prosedur pengembangan kurikulum berbasis keterpaduan
adalah, organisasi kurikulum yang berpusat pada bidang masalah idea core atau tema tertentu yang dapat
digunakan untuk melaksanakan suatu pengajaran unit, dengan perkataan lain resource unit adalah unit-unit yang
telah siap dibuat dan disusun secara umum, lengkap dan luas serta merupakan
reservoir bagi pengembangan pembelajaran unit.
Prosedur
pengembangan kurikulum terpadu terdiri dari rencana umum dan dilaksanakan dalam
bentuk pembelajaran unit, meliputi tujuan sumber unit kriteria penyusunan
rencana umum dan organisasi dan isi rencana.
**Inovasi Pendidikan, Udin Syaefudin Sa’ud, Cetakan Ke-2 November 2009, Alfabeta. Bandung - Halaman 60-120
***Jurna Pasca - smart journal reference
